Selasa, 22 Juni 2010

IM2 vs Speedy

Pada era awal globalisasi penggunaan internet mulai menjadi kebutuhan bagi mayoritas kalangan, dari anak" hingga ornga dewasa. dengan menjadi sebagai "kebutuhan pokok"
sehingga banyak provider yang mulai menjadikan MODEM sebagai ajang bisnis yang sagat mnguntungkan. namun juga terdapat bnyak kekurangan dan klebihan d dalamnya,
risert yang saya lakukan berdasarkan pengalaman pribadi saya, 2 tahun terakhir ini saya mnggunakan MOdem IM2 keluaran dari provider HP INDOSAT.
pembayaran setiap bulannya tidak terlalu memberatkan saya karena hanya sekitar RP 100.000.00 dengan pnggunaan unlimited, saya pikir dengan mnggunakan program unlimited
saya bisa melakukan aktivitas browsing, cahting, downloading segala hal tanpa harus memikirkan kuota yang terbatas. namun nyatanya kuota yang terbatas juga terdapat dalam
program UNLIMITED, sungguh sebuah kesalah pahaman yang sagat vatal. dalam penggunaan 1 bulan itu apa bila jatah quota telah habis aktivitas saya dalam dunia maya seperti bermain FB, tweet,game ol, dan lain sebagainya menjadi terhambat , apa lagi ketika saya melakukan downloading dengan file yang cukup besar. sudah pati saya akan merasakan sagat "lemot" , sehingga sering kali mmbangkitkan emosi saya. namun jika di amati dengan seksama , di hitung peluang antara kebaikan dan keburukan dalam pnggunaan IM2, menurut saya tidak terlalu meresah saya sebagai pengguna setianya , selama 2 tahun belakangan saya jarang memberikan keluhan pada IM2 , saya merasa lancar-lancar saja tidak terlalu bnyak keluhan yang siasia dibicarakan orang bnyak. namun tidak semua merupakan keberuntungan untuk saya , karena saya juga pernah merasakan putus koneksi secara total dan yang parahnya saya sama sekali tidak mngetahui apa sebab terjadinya hal tersebut. penderitaan jangka pnjang yang saya resahkan ada lah kekita hampir waktu 2 bulan saya merasa signal GPRS sebesar 5,6 kbps padahal seharusnya signal 3G 7,2 kbps , saya merasa sangat dirugikan dan tidaknyaman, namun untungnya hanya 2 bulan saja.

lain halnya dengan Speedy. d ketahui bahwa spede berada di bawah tangan TELKOM sebuat perusahaan komunikasi terbesar d indonesia, namun pengalaman mnggunakan speede bukan
merupakan pengalaman saya melainkan pngalaman spupu saya. saya bertanya kepadanya apa saja tentang spedy dalam 4 bulan terakhir. spedy yang d gunakna oleh spupu saya juga
dengan program unlimited ,pemakaian sebulannya sebesar 215 ribu rupiah, dengan kecepatan 100 kbps. menurutnya ada suka dan dukannya juga dalam pnggunaan spede.
banyak masyarakat yang menggunakan spedy di bandingkan dengan provider modem lain, karena spedy masih membawa nama baik telkom dan banyak melakukan inovasi dalam pnjualan barangnya sehingga bnyak yang terkarik untuk bergabung dengan spedy, namun dengan banyaknya masyarakat yang menggunakan spedy, kapasitas internet sering mengalami gangguan, terkadang sepupu saya juga suka merasakan konslet dalam jaringan dengan jangka waktu dalam jam, atau bahkan pernah juga mati total dalam hituangan hari. tidak semua kekurangan tapi juga terdapat kelebihan, misalnya di bndingkan dengan modem portable, speedy bisa di katakan cukup konsisten dalam masalah signal, sesuai dengan moto speedy "speed that u can trust" .

jadi setelah di lakukan beberapa risert, hasilnya dapat di katakan semua provider itu sama. memniliki kapasitas penggunaan yang sama, kelebihan dan kekeurangan yang sama.
karena semunnya d kembalikana pada masalah jaringan yang tidak selalu 100% lancar, kemudian juga di kmbalikan pada pngguna , lebih cocok menggunakan provider apa agar juga tercapai titik kepuasan konsumen, dalam program apa, dan berapa estimasi biaya yang dapat d kluarkan.
dalam pnggunaannya , konsumen juga harus pintar" jangan mau seenaknnya d bodoh"i oleh para tenaga kerja yang nakal. juaga dalam praktek penggunaan nya, harus waspada juga
terhadap virus " yang dapat menggambat koneksi dan menyita waktu kita.

Selasa, 08 Desember 2009

Image Reconstructor dengan MATLAB (Pengolahan Citra)

Pada banyak kasus pengolahan citra baik proses binerisasi maupun deteksi tepi menghasilkan citra yang pada umumnya masih belum baik, oleh karena itu perlu dilakukan perbaikan citra /
reconstruksi citra kembali. Di matlab proses rekonstruksi dilakukan menggunakan fungsi imfill .

contoh Coding :

gambar = imread('whinie.jpg');
[X,map] = rgb2ind(gambar, 128);
I = ind2gray(X,map);
thresh=graythresh(gray);
imbw=im2bw(gray,thresh);
Ifill = imfill(imbw,'holes');
figure, imshow(imbw);figure, imshow(Ifill)

output :


Image Filtering dengan MATLAB (Pengolahan Citra)

Proses filtering secara khusus oleh matlab menggunakan fungsi built-in fspecial(special filter) dimana syntax umumnya adalah

fspecial(filtername,parameter,..)

dimana:
• fspecial adalah jenis filter yang digunakan
• average = filter rata-rata
• disk = circular averaging filter
• gaussian = filter gauss
• laplacian = aproximasi operator 2-D laplace
• log= laplacian of gaussian filter
• motion= motion filter
• prewitt : Prewitt horizontal edge-emphasizing filter
• sobel : Sobel horizontal edge-emphasizing filter
• unsharp : unsharp contrast enhancement filterC

contoh coding nya :

gambar=imread('whinie.jpg');
gaussianFilter = fspecial('gaussian', [12, 12], 5)
hasil = imfilter(gambar, gaussianFilter, 'symmetric', 'conv');
subplot(1,2,1), image(gambar);
subplot(1,2,2), image(hasil), title('Blurred Taz, blur matrix size 12');

Output :

Deteksi Tepi

Metode yang banyak digunakan untuk proses deteksi tepi adalah metode Robert, Prewitt
dan Sobel, Gonzalez


Metode Robert
Metode Robert adalah nama lain dari teknik differensial yang dikembangkan di
atas, yaitu differensial pada arah horisontal dan differensial pada arah vertikal, dengan
ditambahkan proses konversi biner setelah dilakukan differensial. Teknik konversi biner
yang disarankan adalah konversi biner dengan meratakan distribusi warna hitam dan
putih. Metode Robert ini juga disamakan dengan
teknik DPCM (Differential Pulse Code Modulation)

Metode Prewitt
Metode Prewitt merupakan pengembangan metode robert dengan menggunakan
filter HPF yang diberi satu angka nol penyangga. Metode ini mengambil prinsip dari
fungsi laplacian yang dikenal sebagai fungsi untuk membangkitkan HPF.


Metode Sobel
Metode Sobel merupakan pengembangan metode robert dengan menggunakan filter
HPF yang diberi satu angka nol penyangga. Metode ini mengambil prinsip dari fungsi
laplacian dan gaussian yang dikenal sebagai fungsi untuk membangkitkan HPF.
Kelebihan dari metode sobel ini adalah kemampuan untuk mengurangi noise sebelum
melakukan perhitungan deteksi tepi.

Contoh program Deteksi Tepi :

I = imread('whinie.jpg');
gray=rgb2gray(I);
BW1 = edge(gray,'prewitt'); BW2 = edge(gray,'canny');
BW3 = edge(gray,'sobel');
BW4 = edge(gray,'roberts'); imshow(BW1);
figure, imshow(BW2)
figure, imshow(BW3)
figure, imshow(BW4)

Output Program :







Membuat Histogram menggunakan Matlab

Histogram adalah tampilan grafis dari tabulasi frekuensi yang digambarkan dengan grafis batangan sebagai manifestasi data binning. Tiap tampilan batang menunjukkan proporsi frekuensi pada masing-masing deret kategori yang berdampingan dengan interval yang tidak tumpang tindih.

Cara membuat Histogram menggunakan Matlab :
1. Buka aplikasi matlab
2. Pilih New untuk membuka Editornya
3. Tulis coding di Editor untuk membuat Histogram
4. Pilih Save as untuk menyimpan file editor yang sudah di terisi coding tadi
5. Pilih Debug / RUN / F5

Adapun Coding untuk membuat Histogram adalah sebagai berikut :

clear all;
close all;
l=imread('whinie.jpg');
l1=rgb2gray(l);
figure(1)
subplot(1,2,1)
imshow(l1)
title('Original Image');
[counts x]=imhist(l1);
counts1=counts(2:256-1,:);
x1=[2:1:255];
h=hist(counts1,x1);
p=histeq(l1,h);
subplot(1,2,2)
imshow(p);
title('Processed Image');
hold on;
figure(2)
subplot(1,2,1)
imhist(l1)
title('Histogram of Original Image');
subplot(1,2,2)
imhist(p)
title('Histogram of Processed Image');
hold on;

k=mean2(l1);
k2=mean2(p);
dev=std2(l1);
dev1=std2(p);
[co xi]=imhist(l1,8);
[co1 xi1]=imhist(p,8);
m=mean2(xi);
m2=mean2(xi1);
stdev=std2(xi);
stdev1=std2(xi1);
disp('********Comparison of Mean and Standard Deviation for Whole Image and 8x8 Block*********');
disp('Original Image');
disp('Mean of Whole Image=')
disp(k);
disp('Mean for 8x8 Sub-Block of Intensities=');
disp(m);
disp('Standard Deviation of Whole Image=')
disp(dev);
disp('Standard Deviation for 8x8 Sub-Block of Intensities=');
disp(stdev);

disp('Processed Image');
disp('Mean of Whole Image=')
disp(k2);
disp('Mean for 8x8 Sub-block of Intensities=');
disp(m2);
disp('Standard Deviation of Whole Image=')
disp(dev1);
disp('Standard Deviation for 8x8 Sub-block of Intensities=');
disp(stdev1);

Output Program :














output Histogram :

Kamis, 03 Desember 2009

Jaringan Nirkabel



Penggunaan jaringan Internet yang kian marak dewasa ini telah mendorong pertumbuhan teknologi koneksi jaringan Internet itu sendiri, sehingga kemudian lahirlah suatu teknologi jaringan nirkabel (Wireless Network), yang sangat memudahkan penggunanya dalam mengakses Internet. Namun begitu ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar dalam penggunaan jaringan nirkabel ini dapat berjalan dengan aman.

Lahirnya Jaringan Nirkabel untuk Rumah

Dahulu komputer lebih dianggap sebagai sebuah kemewahan daripada sebuah kebutuhan. Hanya orang-orang kaya dan beruntung saja yang dapat mempunyai sebuah komputer, sedangkan jaringan merupakan hal yang hanya dapat disediakan untuk perusahaan besar.

Namun sejalan dengan kemajuan yang pesat pada dekade ini, maka sekarang setiap orang masing-masing dapat mempunyai komputernya sendiri. Seperti yang banyak kita temui, biasa nya setiap orang tua mempunyai komputernya sendiri, begitu pula dengan si anak dapat mempunyai komputernya sendiri walaupun mungkin hanya digunakan untuk bermain dan mengerjakan tugas-tugas sekolah. Para pengguna rumahan juga telah berkembang dari yang semula tidak mempunyai akses Internet, kemudian mulai memakai koneksi dial-up Internet dengan kecepatan 9600 kbps melebihi 56 kbps dial up akses, dan kini berkembang menjadi koneksi broadband menyaingi koneksi T1 yang sering dinikmati orang saat bekerja.

Sebagaimana Internet dan World Wide Web telah menjadi trend dalam kebudayaan kita dan menggantikan format media massa lainnya dalam menyampaikan informasi yang dicari, mulai dari informasi pemberitaan, olahraga, cuaca, resep, yellow pages (buku telepon), dan masih banyak hal lainnya yang kesemuanya itu merupakan sebuah cara baru, bukan hanya dalam pemakaian komputer di dalam rumah, tapi juga dalam hal pemakaian koneksi Internet.

Sementara itu perusahaan perangkat keras maupun perangkat lunak kini telah menawarkan berbagai solusi yang memungkinkan para pemakai Internet di rumah saling berbagi koneksi antara lebih dari dua komputer. Meskipun semua komputer tersebut harus terhubung jaringan.

Untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer yang lainnya biasanya membutuhkan berbagai macam media fisik, seperti kabel telepon, kabel coaxial, ataupun kabel CAT5 kabel telegram yang ada di mana-mana. Namun baru-baru ini telah ditemukan cara baru pemakaian Internet tanpa menggunakan berbagai macam media penghubung terseut, teknologi ini kini lazim disebut koneksi jaringan Nirkabel (tanpa kabel). Pemakaian Internet dengan menggunakan koneksi jaringan nirkabel ini tentu saja sangat memudahkan pemakainya dalam mengakses Internet, tanpa melalui proses installasi dan pemasangan kabel yang memusingkan.

Adapun susunan koneksi jaringan nirkabel ini sangat sederhana. Koneksi Internet masuk dari Internet Provider kemudian dihubungkan dengan suatu titik penerus akses nirkabel atau router yang memancarkan sinyal. Ketika Anda terhubung dengan memakai kartu atau antena jaringan nirkabel untuk menerima sinyal, begitu pula sebaliknya, maka koneksi Anda telah berhasil.

Masalah yang sering timbul pada saat menikmati koneksi sinyal nirkabel ini adalah sulitnya mengetahui sampai sejauh mana sinyal ini dapat diterima. Jika sinyal tersebut dapat ditangkap dari lantai atas sebuah kantor, maka seharusnya juga dapat ditangkap dari basement yang berada 100 kaki di bawah tanah. Ini dapat saja membuat seorang hacker mencari celah dari koneksi nirkabel tersebut untuk mendapatkan berbagai informasi penting mengenai Anda.

Namun itu bukan berarti tidak menyarankan penggunaan jaringan nirkabel. Hanya saja Anda harus cermat dalam menggunakan jaringan nirkabel ini, serta mengambil beberapa pencegahan dasar agar pemakaian teknologi ini dapat benar-benar aman. Berikut ini merupakan beberapa langkah sederhana yang dapat dijalankan untuk mengamankan jaringan nirkabel yang Anda pakai.

6 Langkah Pengamanan Dasar Jaringan :

1. Ubahlah Sistem ID (Identitas)
Biasanya suatu layanan nirkabel dilengkapi dengan suatu standart pengamanan identitas atau yang sering disebut SSID (Service Set Identifier) or ESSID (Extended Service Set Identifier). Sangat mudah bagi seorang hacker untuk mencari tahu identitas default dari suatu layanan atau jaringan, jadi sebaiknya Anda segera mengubahnya menjadi suatu identitas yang unik, yang tidak mudah ditebak orang lain.

2. Mematikan identitas pemancar
Dengan mengumumkan kepada umum bahwa Anda memiliki suatu jaringan nirkabel akan membuat para hacker penasaran untuk membobol jaringan nirkabel Anda. Mempunyai suatu jaringan nirkabel bukan berarti harus memberitahukannya kepada semua orang. Periksalah secara manual perangkat keras yang Anda pakai untuk jaringan nirkabel tersebut, dan pelajarilah bagaimana cara mematikannya.

3. Sediakanlah enkripsi
WEP (Wired Equivalent Privacy) and WPA (Wi-Fi Protected Access) dapat meng-enkripsi data Anda sehingga hanya penerima saja yang diharapkan dapat membaca data tersebut. WEP (Wired Equivalent Privacy) mempunyai banyak kelemahan yang membuatnya mudah disusupi. Kunci 128-bit hanya mempunyai tingkat pencapaian yang relatif rendah tanpa peningkatan keamanan yang signifikan, sedangkan untuk 40-bit atau 64-bit pada beberapa perlengkapan lainnya, mempunyai enkripsi yang sama baiknya. Dengan cara pengamanan yang standart saja pastilah tetap akan mudah bagi hacker untuk menyusup, namun dengan cara enkripsi ini pastilah akan membuat jaringan Anda lebih aman dari hacker. Jika memungkinkan, ada baiknya untuk menggunakan enkripsi WPA (peralatan yang lebih tua dapat diupgrade terlebih dahulu agar compatible dengan WPA). WPA dapat sangat menjanjikan dalam menjamin keamanan jaringan nirkabel Anda, namun masih tetap dapat dikalahkan oleh serangan DOS (denial of services).

4. Membatasi dari penggunaan traffic yang tidak perlu
Banyak router jaringan kabel maupun nirkabel yang dilengkapi firewalls. Bukan bermaksud mengedepankan firewalls, namun firewalls telah membantu dalam pertahanan keamanan jaringan. Bacalah petunjuk manual dari perangkat keras Anda dan pelajarilah cara pengaturan konfigurasi router Anda, sehingga hanya traffic yang sudah seijin Anda saja yang dapat dijalankan.

5. Ubahlah 'kata sandi' default Administrator milik Anda
Hal ini baik untuk semua penggunaan perangkat keras maupun perangkat lunak. Kata sandi default sangat mudah disalahgunakan, terutama oleh para hacker. Oleh karena itu sebaiknya ubahlah kata sandi Anda, hindari penggunaan kata dari hal-hal pribadi Anda yang mudah diketahui orang, seperti nama belakang, tanggal lahir, dan sebagainya.

6. Kunci dan lindungilah komputer Anda
Hal ini merupakan cara pengamanan terakhir untuk komputer Anda. Gunakanlah firewall, perangkat lunak Anti Virus, Zone Alarm, dan lain sebagainya. Setidaknya setiap satu minggu perbaharuilah Anti Virus yang Anda pakai.
(dna)

sumber : http://www.beritanet.com/Technology/Security/keamanan-wireless-network.htm

Rabu, 02 Desember 2009

Cuplikan Bahan dan Konstruksi Antenna Wajan

Bahan yang dibutuhkan untuk membuat akses Internet menggunakan antenna wajanbolic adalah,

Konstruksi antenna wajanbolic,

  • membuat dudukan untuk USB WLAN dari pralon 1", yang dilapisi oleh lakban aluminium, sehingga berfungsi seperti antenna kaleng.
  • lubangi tengah-tengah wajan
  • dudukan pipa pralon dengan USB WLAN di muka wajan.
  • perpanjang kabel USB dengan menggunakan kabel UTP.

Sedikit perhitungan posisi lakban aluminium terhadap dasar wajan.

  • Lokasi fokus wajan adalah f=D^2/(16xd) dimana D adalah diameter wajan, dan d adalah kedalaman wajan.
  • Posisi USB wifi adalah 3/4Lg, kira-kira 5.2-5.3cm untuk pralon 3".